Sunday, January 17, 2016

Tidur adalah hal yang paling utama mempengaruhi tinggi anak

Dibanding makanan dan olahraga, Tidur memegang nomer satu untuk faktor nambah tinggi anak.

Dilihat dari sisi "anak perlu tidur berapa lama ?", tiap anak tidak sama. Berdasar standard tidur orang Amerika, anak umur 3-5 tahun perlu waktu tidur 10-13 jam dan jangan kurang dari 8 jam atau jangan lebih dari 14 jam, anak umur 6-13 tahun perlu waktu tidur 9-11 jam dan jangan kurang dari 7 jam atau jangan lebih dari 12 jam.

Berdasarkan penelitian, tinggi seseorang 70% dari keturunan orang tua, dan 30% tergantung dari kebiasaan dan kehidupan sehari-hari. Di 30% inilah Tidur memegang peranan penting, lebih penting dari makanan dan olahraga, karena waktu tidur, tubuh kita baru memproduksi hormon pertumbuhan.

Tidur malam hormon yang diproduksi lebih banyak 3 kali lipat daripada tidur siang. Terutama waktu tidur jam 9 malam, 70 menit kemudian hormon pertumbuhan paling banyak-banyak nya.  

Ada dua waktu dimana hormon pertumbuhan diproduksi paling banyak.
no. 1 jam 9 malam sampe jam 1 tengah malam 
no. 2 jam 5 subuh  sampe jam 7 pagi 

Jadi waktu tidur yang paling bagus untuk mau tambah tinggi adalah:
Tidur jam 20:30 dan Bangun jam 07:00

Harus bener-bener tidur nyenyak, hormon pertumbuhan baru keluar berproduksi, kalo di 2 waktu di atas belum tidur atau kebangun, berarti kita kelewatan nggak bisa dapet hormon pertumbuhan.

Kalo bayi lain lagi ceritanya, bayi nggak pagi nggak malam, pokoknya waktu tidur hormon pertumbuhan bekerja dengan cepat, makanya bayi sebelum umur 1 tahun cepet sekali tingginya. sehabis umur 1 tahun hormon pertumbuhan mulai bekerja lebih banyak di malam hari.






Mengunjungi Pabrik air Wasser dan DIY masker

Tiap hari air yang kita minum merupakan hal kecil yang sangat penting sekali. Kali ini mengunjungi pabrik air Wasser shui shui di Neihu, Taipei.

Sekarang produksi air mineral sudah otomatis, kebanyakan pakai mesin, cuman perlu sedikit tenaga kerja. Dari mencuci, mensteril botol dan packing, semua bisa pakai mesin berjalan. Selain itu juga mengurangi kuman.

Di pabrik ini ada mesin yang bisa membantu untuk membuat botol air sendiri, bahan botol dari PET. Setelah nggak dipakai, botol bisa dihancurin untuk di daur ulang.

Botol air dari pertama kali diproduksi pakai bahan gelas, terus mulai pake PC tapi ada pegangannya, sekarang pegangannya dihilangkan karena sulit dicuci, botol air yang sekarang pake bahan PET dan lebih kecil untuk gampang diangkat.

Disini juga ada nyoba bedain air biasa dan air submicron. air submicron adalah molekul air biasa yang dipecah-pecah jadi molekul yang lebih kecil. makin kecil molekul air, kulit kita makin bisa menyerap dengan cepat. kalo cuci tangan dengan air submicron, tangan kita serasa jadi lebih halus.

Selanjutnya, kita pergi DIY masker. Bahannya tidak repot: kertas masker, essence dan bahan baku lainnya, ada 3 macam: whitening(Tranexamic acid), aging(chamomile) dan moisturize(Hyaluronic acid). Terakhir dimasukin ke tabung kecil dan ditutup rapat. Berhubung ini DIY dilakukan di ruangan terbuka (banyak kuman), dianjurkan dalam 1 minggu sudah dipakai habis.



Friday, January 15, 2016

Visitor Visa Extension

Perpanjang Visa Visitor bisa didapet tanpa keluar dari Taiwan, tapi dengan syarat: visa visitor yang dibikin dari Indonesia dapet yang multiple dan nggak ditulis no extension.

Mama saya dari Indonesia dapet visa visitor 1 tahun, multiple, bisa diperpanjang dan sekali tinggal cuman boleh 60 hari untuk kunjungan ke Taiwan.

15 hari sebelum batas waktu baru boleh perpanjang visa. Orang yang bersangkutan nggak perlu pergi sendiri, bisa diwakilkan oleh siapa saja.
Tempat: Kantor Immigrasi (Taipei atau New Taipei city semua boleh)
Surat Yang dibutuhkan:
1. Formulir permohonan 外國人居(停)留案件申請表
Formulir ini boleh diambil dulu sebelumnya dan taruh di rumah, karena perlu tanda tangan orang yang perlu bersangkutan.

2. Passport Orang tua

3. Akte Kelahiran atau Surat Kartu Keluarga
Ini untuk membuktikan hubungan Ibu dan anak. Ada hubungan ibu dan anak baru boleh perpanjang visa. Akte kelahiran atau Surat Kartu Keluarga sebelumnya harus di translate ke chinese dan diregalisir resmi oleh TETO di Indonesia.

4.  (P)ARC anak atau Surat Kartu keluarga anak di Taiwan dan Passport anak

5. Surat kuasa 委託書
Bila orang yang bersangkutan nggak bisa datang langsung ke kantor immigrasi bisa tulis surat kuasa, boleh ditulis dengan tangan, yang penting ada tanda tangan orang yang bersangkutan.

Kalau surat lengkap dan melengkapi syarat-syarat, Passport orang tua bakal di cap dan bisa langsung dapet perpanjangan tinggal 60 hari, tidak dikenai biaya. Tapi perpanjang visa ini cuman boleh 2 kali berturut-turut, setelah 2 kali perpanjang harus keluar dulu dari Taiwan baru boleh masuk lagi. Jadi ceritanya bisa tinggal paling lama 6 bulan (#1 60 hari tinggal -- Perpanjang pertama -- #2 60 hari tinggal -- perpanjang kedua -- #3 60 hari tinggal ).





Sunday, January 3, 2016

Umur 3 - Umur 7 mau ngapain aja ?

Sekitar umur 3, cel otak anak yang dulunya tumbuh cepet, sekarang mulai dikurangi, cel2 yang nggak perlu bakal mati. Seperti hal nya dengan menanam pohon, bibit pohon yang bagus pun bisa terpengaruh dengan bibit jelek, menghambat pertumbuhan, tapi kalo kita bisa membasmi bibit yang jelek, pohon dan pohon2 lain di sampingnya bisa tumbuh dengan sehat dan bagus.

Jadi yang paling penting di sini adalah merubah dan mengganti kebiasaan jelek biar bisa membentuk pertumbuhan otak yang sehat. 

-- 10 kebiasaan jelek yang harus diganti  --
1. Ini nggak senang itu nggak senang.
Kalo anak sering ngomong "nggak menyenangkan", "membosankan", kita harus berusaha merubah pandangan anak "hal ini sebenernya menyenangkan loh". Papa mama juga bisa membiasakan muka yang penuh senyum di pagi hari. 

2. Sering pake kata2 "nggak bisa" "sulit nihh" 

3. Sering ngomong "nanti aja bikinnya".
Kata2 ini bisa juga berarti "aku nggak pingin ngerjain ini". Papa mama waktu denger anak ngomong "bentar lagi" bisa ngomong sama anak "kamu kok makan sekarang, nanti bisa main game lebih lama, menurutmu mana yang lebih bagus, makan sekarang atau main game"

4. Nggak konsentrasi.
Misal renang, biasanya kalo sudah mau sampe finish, secara tak sadar kita memperlambat kecepatan, karena tau sudah mau sampe. Jadi kita sebisa mungkin kasik anak lingkungan yang bisa berkonsentrasi penuh. apakah kita selalu buka TV, jadi anak nggak bisa konsentrasi penuh? atau waktu anak lagi main, kita orang besar ngomel2 di sampingnya?

5. "Kira2 beres".
 Ini bisa juga diartikan kerjaannya belon beres. Kita harus berusaha agar tiap hal yang dilakukan anak bisa dikerjain sampe habis. Waktu anak bilang "kira2 sudah beres" atau "kira2 bisa dimengerti", kita bisa pake pertanyaan untuk mendukung anak kerja/mikir lebih lanjut "ada apa lagi yang belon selesai"atau "mana lagi yang belon ngerti"

6. Masuk telinga kiri, keluar telinga kanan.
Biasanya mama kalo marahin anak nggak berhenti2, anak yang ndegerin jadi jengkel, lama kelamaan dijadiin masuk telinga kiri keluar telinga kanan. Cara ngomongin anak boleh diganti jadi "mama ya pernah gagal kok, tapi kalo pake cara ini nggak bakal salah" atau "enaknya pake cara apa ya" atau "kalo kamu bakal pake cara apa ?"

7. Merendahkan orang lain, nggak menghormati orang lain.
Zaman sekarang suka mbedain pinter dan bodoh, menang dan kalah, dan sering "untuk sukses bisa pake cara apapun, termasuk melukai orang", keadaan seperti ini membuat kita nggak bisa menghargai orang lain, terakhir nggak bisa berkomunikasi dan bersosialisasi dengan baik. Misal kita sering ngomong "kamu nggak boleh kalah sama si A ya" atau "ini guru bisa nggak sih ngajar, kok nilai mu tambah turun terus". Kalo papa mama nya sendiri suka merendahkan orang lain nantinya anak niru. Sebaiknya kita banyak berkata2 baik "Orang ini hebat ya" atau "Bukan sembarangan orang yang bisa belajar ini". Dengan begini anak bisa belajar untuk menghormati orang lain juga.

8. Nggak memastiin sekali lagi kalo bener2 bisa/ngerti.
System otak manusia waktu ada memory yang samar2 atau nggak seberapa penting, biasanya dalam 3 hari sudah lupa. Kalo nggak pingin kehapus, sebelon lupa harus dipastiin berulang2 sampe mengerti jelas. Kalo pake sistem kebut semalam, kebanyakan nyimpen memori yang sebenernya belon jelas2 mengerti, jadi serajin apapun, nilainya nggak bisa bagus. Untuk itu perlu sekali untuk mengingat2 dan belajar berulang2 supaya mantap, review sebelon tidur juga bagus untuk meningkatkan daya ingat.

9. nggak bisa mengakui kekurangan sendiri
Otak kalo nggak bisa tau When, What, and How,nggak bakal isa berfungsi maksimal. Untuk membuat otak berfungsi maksimal sebelonnya harus tau [target]. Dengan kata lain, untuk meningkatkan kemampuan, kita sebelumnya harus mengakui kekurangan sendiri, baru bisa mencapai target. Kita bisa bilang ke anak"kamu bisa ngerjain sampai sini sudah termasuk hebat, lain kali yang salah ini kalo bisa dibenerin pasti lebih hebat lagi".  Dengan begini anak belajar untuk mengakui kekurangannya, nggak takut salah, dan kalo salah ada semangat untuk mbenerin.

10. Takut jatuh dan tak berani mencoba.
Kita sering berpikiran "lagian nggak ada gunanya, mending bermalas2 an saja". Sekali kita ada berpikiran "nggak pingin ......", kita seharusnya ngajarin anak untuk berusaha pantang menyerah.

-- Belajar serajin2 nya tapi tetep aja nggak bisa pintar, ini ada alasannya --
Alasannya adalah kita nggak bener bener 100% mengerti, kita cuman "kira2 tau lah", "kira2 ngerti lah". Coba suruh anak untuk njelasin apa bener sudah ngerti. Kalo bisa menggunakan kata2 nya sendiri menjelaskan dengan benar baru bisa dibilang ngerti 100%.

Belajar yang sukses: konsentrasi, mengerti 100%, bisa ingat sampai bisa njelasin dengan kata2 sendiri, dan sering review.

Kalo kita bisa membimbing anak untuk menghilangkan 10 kebiasaan jelek di atas, besok2 nggak perlu capek2 untuk nyuruh anak belajar.

-- Peran papa --
Peran mama penting sekali buat anak, dari anak di dalam perut sampe sekarang. Papa meskipun juga sayang banget sama anak, tapi masih nggak bisa ngalahin peran mama. Jadi ..papa enaknya jadi apa ? Papa boleh jadi [tempat berlindung bagi anak]. Biasanya kalo anak nakal, pasti dimarahin, nah waktu marah ini mama aja yang marah2, papa disiapin buat tempat berlindung, biar anak ada tempat untuk mengadu.

Ada lagi, Anak bisa cari papa untuk melakukan hal2 yang heboh seperti lihat bioskop, main bola belepotan lumpur.

-- latihan yang perlu dilakuin --
Posisi tubuh yang tegak dan penglihatan horizontal. latihan lompat lurus ke atas, boleh juga coba sambil tutup mata lompat di tempat dengan titik lompat yang sama. Dengan punggung lurus berdiri dari kursi. latihan lompat tali, bisa disertai dengan lompat di jalan naik dan jalan turun. Sering2 naik turun tangga, jalan sehat dan main bola.

Gimana caranya agar anak nggak pantang menyerah ? Jangan sekali-kali memaksa anak melakukan hal yang nggak disenangi. kita bisa pake cara lain, misalnya diajak bersaing atau pancing dengan sesuatu yang membuat anak berharap, kalo cuman bilang "ayo kamu bisa" kurang ok, bilang aja "kalo ini selesai, kita makan bakso sama2 yuk."









Umur 0 - Umur 3 mau ngapain aja ?

Sebelum umur 3 penting sekali untuk membimbing anak mengungkapkan dengan jelas kata hatinya.

Perkembangan otak anak dengan pelajaran yang dia dapat sebelum umur 3 nggak ada hubungannya. Jadi nggak perlu kasik les macem2 untuk masa ini, nanti malah gede nya anak nggak suka belajar. 

Masa ini kunci nya ada di melatih naluri otak: bertahan hidup, menambah pengetahuan dan mencari teman. Misal kepingin bersaing, kepingin meniru, kepingin melakukan sendiri atau kepingin jadi teman dari papa mama dan kakak2nya. 

Sebagai contoh, kalo kita nyuruh anak"ayo mainannya dirapiin", biasanya nggak dianggap sama si anak. lebih baik ngomong"ayo kita tanding, sapa yang lebih cepet ngerapiin mainan", atau "ayo liat sapa yang lebih cepet lari sampe depan rumah". karena pada masa ini anak seneng kalo diajak bersaing jadi bisa semangat.

Anak kecil nggak suka disuruh belajar ini itu. Tapi belajar sedikit saja anak sudah bisa senang sekali, ini karena naluri otak dari anak yang suka meniru dan mau nyoba sendiri. 

Di masa ini nggak perlu mbanding2in kepintaran anak dengan anak yang lain, yang paling penting kita papa mama sering2 ngobrol sama anak, dengan begini anak bisa senang dan sering2 dipuji. 

Bagi anak, Peran Mama sangat berarti buat anak yaitu kasih sayang penuh, paling baik bisa bersama sama terus, ndengerin mama ngomong, berpeluk2an. Meskipun masih anak2, anak juga perlu dihormati, sopan santun. 

Masa ini perlu melatih pendengaran anak. Kalo anak ada kebiasaan mendengar, besok2 nya  orang gede ngomong apa didengerin. Bisa juga didengerin do re mi, suruh anak nebak ini do atau re atau mi?



--  10 titik penting: -- 
1. Pasang selalu muka senang untuk anak, kalo anak nangis pun kasik pelukan hangat.

2. Belajar mengakui kegagalan, sering2 dipuji. Jangan sering marahin anak. meskipun gagal juga mau mau bilang "wahh...hebat ya", biar anak nggak takut mencoba.

3. Serius dalam bersaing. Anak kecil suka main bersaing dengan kakak2 nya. Waktu bersaing, yang gede sebisanya nggak ngalah terlalu banyak, lebih seru. 

4. Waktu anak mau jalan sendiri, kasik aja jalan meskipun kadang papa mama merasa direpotkan. 

5. Jangan sedikit2 ngomong ini nggak boleh itu nggak boleh. Yang penting aman kan lingkungan dari benda berbahaya.

6. Jangan langsung dibantu. Biar anak bisa muter otak sendiri untuk menyelesaikan masalah,  papa mama di pinggir bisa support anak "pintar nya !!", "wahh..tinggal sedikit lagi udah selesai, go go go!"

7. Support kesenengan anak. Meskipun keliatannya nggak berguna, papa mama seharusnya mendukung dan menemani anak untuk mengenal lebih lanjut hobby anak. misal anak laki suka main mobil2 an, anak perempuan suka main yang bling bling. 

8. Main bersama2 dengan anak. Jangan sekali-kali nunjukin ke anak kalo kita bosan main, anak bisa ngerasa. 

9. Kalo lagi berkomunikasi, dengerin baik2 dan dengerin sampai habis. Atau misal kalo mama lagi repot nggak sempat ndegerin, bisa ngomong "tunggu mama masak, nanti kasik tau adik mau ngomong apa ya". 

10. Selalu berkomunikasi baik2 dan dengan senang hati.


Friday, December 25, 2015

Tanya jawab untuk anak umur 3 - umur 7

1. Gimana cara supaya anak senang belajar sesuatu ?
Jawab: Talenta anak mau nunggu sampe anak bilang sendiri pingin belajar baru mulai belajar. Misal mau kasik anak belajar musik, pertama yang harus kita lakukan ada membangun suasana musik di lingkungan anak, contoh papa mama di rumah main musik atau waktu denger musik bisa bilang "ini musik nya enak didengar". Selanjutnya kita juga perlu mendukung anak supaya bisa belajar terus dan tidak menyerah di tengah jalan, bisa pake cara kalo ada sedikit kemajuan bisa dipuji atau cerita ke anak ttg orang2 yang sukses di bidang musik.


2. Kalo anak bertengkar dengan teman sekolahnya, gimana ?
Jawab: Kita seharusnya bisa membantu anak untuk berpikir positif. Boleh bilang"mama lihat, temanmu sebenarnya nggak ada maksud buruk". Dengan begini anak pelan2 bisa menerima kesalahan temannya. Jangan sekali-kali memerintah anak untuk minta maaf sama temannya. Bisa juga pake cara cerita pengalaman papa mama waktu bertengkar sama temannya. Jadi anak bisa menyadari sendiri dan tau sendiri mau gimana menghadapi temannya.


3. Kalo anak takut ini takut itu, gimana ?
Jawab: Biasanya anak yang makin pintar, mereka lebih hati-hati menghadapi hal2 baru. Misal renang, kita bisa mulai dari hal yang mudah dulu, pelan2. Anak kalo berhasil bisa berbuat sesuat pasti seneng, makin seneng makin mau mencoba terus. Waktu anak sudah bisa, kita bisa jelasin alasannya kenapa kok bisa berhasil. Dengan begini anak juga bisa tambah percaya sama papa mama, kalo sudah percaya lebih cepet gampang belajarnya.


4. Anak suka sama hal2 yang tak bermakna , gimana ?
Jawab: Kesukaan anak waktu masih kecil sering ganti, kadang mereka bisa bercita-cita yang nggak ada maksudnya. Misal anak suka main mobil2 an, dan bercita cita jadi tukang parkir. Kita seharusnya tidak mematahkan langsung cita-cita anak bilang "apa itu jadi tukang parkir, nggak berguna !!", bilang saja segi positif dari tukang parkir, dan dari kesempatan ini kita bisa belajar lebih lanjut tentang tukang parkir, seperti menciptakan mesin parkir mobil.


5. Kapan mulai belajar mengenal huruf yang cocok ?
Jawab: Papa mama nggak perlu tergesa-gesa nyuruh anak dari kecil belajar. Waktu masih kecil boleh pake cara yang menyenangkan, misal pake kartu, nggak perlu sampe harus nyuruh anak untuk duduk di meja belajar.


6. Pengalaman apa yang paling bisa membantu dan diingat anak ?
Jawab: Bukannya makin banyak yang dipelajari anak, si anak makin pintar. tapi diliat dari [Cara]. Sebelumnya kita harus lihat anak sukanya apa, dari sini papa mama bisa berdiskusi bersama, saling berbagi pengalaman. Dan yang paling penting setiap kali harus seneng, bukannya terpaksa atau capek.


7. Ada cara apa kalo mau lihat buku bersama anak ?
Jawab: Lihat buku itu bagus. Ability anak dimulai dengan [senang] terhadap sesuatu. Waktu cerita, papa mama bisa tanya "Menurutmu selanjutnya bakal terjadi hal apa?" atau "Misalnya kalo kamu, apa yang bakal kamu lakukan untuk nyelesain masalah ini"


8. Anak suka marah2 lempar2 barang, kita harus marahkah ?
Jawab: Anak kadang masih nggak bisa mengendalikan emosi nya sendiri, waktu ada orang lain bilang kelemahan anak atau sewaktu nggak bisa menyelesaikan masalahnya sendiri, anak bisa jengkel dan marah2. Waktu ini, papa mama tidak seharus tambah marahin anak, papa mama harus bisa menjaga ngomong baik2 sama anak. Bisa bilang dan bercerita pengalaman papa mama "Tiap orang bisa juga berbuat hal konyol tanpa disadari, mama waktu kecil juga .......". Dengan begini anak lebih bisa menerima omongan papa mama.   

Wednesday, December 23, 2015

Tanya Jawab untuk anak umur 0 - umur 3

1. Kalo anak suka minta gendong, enaknya dikasik nggak ?
Jawab: iya kasik aja, beri anak masa kecil yang bahagia. Bagi anak, kehangatan dan senyum Ibu adalah segalanya.

2. Anak suka semau nya sendiri,
Jawab: Misal mereka main nggak mau pulang2, Kita boleh berusaha setuju dulu dengan keinginan anak, baru kasik anak denger alasan kenapa harus pulang sekarang. "Oh ..nggak mau pulang" ...lanjut... "kok sekarang nggak pulang, nanti nggak ada makanan loh, besok dateng lagi ya bisa."

3. Anak nggak mau nurut, makin dilarang makin menjadi.
Jawab: marah mau liat-liat keadaan, jangan setiap kelakuan anak yang berbahaya kita selau bilang "jangan ini jangan itu", nanti nya anak kalo menghadapi kesulitan nggak berani untuk mencoba sendiri, dan bisa juga kata-kata orang tua dijadiin masuk kuping kiri keluar kuping kanan. Kita bisa pake cara dengan menata rumah supaya aman untuk anak bermain atau alihkan perhatian anak. Misal anak lagi naik2 ke jendela, kita bisa bilang "lightning dan matter lagi mau cari kamu main lohh...".
Misal 2: waktu anak lari2 di supermarket, kita nggak perlu langsung marahin anak, tapi boleh pake cara halus. "di sini besar, makanya kamu seneng lari lari yaa, tapi gini bisa nggak sengaja ngagetin orang lain yang lagi belanja, orang2 bisa nggak seneng". pake cara gini, anak lebih bisa menerima nasihat.
Misal 3: Anak tiba2 langsung nyelonong ke jalan raya, pada saat ini kita boleh pake suara keras "Jangan !!!bla ...bla...bla"

4. Mainan apa yang bagus untuk anak, balok2 an atau play Doh ?
Jawab: main balok2 an lebih bisa melatih perkembangan otak anak kecil, waktu main balok bisa sekalian belajar space dan angka. main play doh bukannya nggak boleh, cuman main balok2 an lebih bagus. sering-sering kasik anak main di pasir juga bagus, nggak perlu pake sandal, lari sana lari sini. Liat TV boleh, cuman pake prinsip liat 30 menit istirahat 10 menit. jangan keterusan liat TV, besok2 nya kurang mau ndengerin omongan orang lain.

5. Anak nggak suka makan, gimana?
Jawab: nggak papa, anak nggak suka makan sama perkembangan otak nggak ada hubungannya. nanti pasti suatu hari bisa berubah, suka makan, bisa pipis sendiri. Kita nggak perlu mengkhwatirkan ini, lebih baik kasik anak latihan dan main space.

6. Umur segini paling enak belajar apa ya?
Jawab: Nggak perlu belajar ini itu, yang penting "gimana cara belajar". kasik yang anak suka, misal renang dan menggambar. anak kecil suka pujian, nggambar cuman coret2 kita boleh muji "bagus sekali gambar mu".

7. Anak tiap kali menemui kesulitan selalu minta tolong ibu, dibantu nggak ya?
Jawab: Anak perlu kasih sayang orang tua. jadi kalo mereka minta bantuan, kita boleh menuntun dengan cara "bisa pake cara ini" (tunjukkin). Yang paling penting, waktu anak mau sendiri, kita kasik mereka bisa menyelesaikan sampai akhir. misal main puzzle. Dengan begini, bisa membina kepercayaan diri si anak, besok besok kalo menemui kesulitan tidak takut mencoba